Mendeteksi Obat Palsu dengan Spektrofotometer

Spektrofotometer adalah instrumen unik yang digunakan untuk menganalisis warna dan penampilan suatu objek. Ada banyak jenis spektrofotometer, masing-masing dengan tujuan khusus.

Baru-baru ini, spektrofotometer telah digunakan dalam perang melawan obat palsu yang dijual di pasar gelap. Perusahaan farmasi dengan hati-hati mendokumentasikan warna senyawa spesifiknya baik untuk kontrol kualitas maupun untuk alasan paten dan merek dagang.

Senyawa kimia dan teknik peracikan yang digunakan untuk membuat obat mempengaruhi warnanya, sehingga memungkinkan perusahaan farmasi untuk membuat profil warna untuk setiap produk mereka. Ketika warna batch sampel menyimpang dari standar mereka, dengan cepat diidentifikasi dengan spektrofotometer dan dibuang. Sekarang, teknik yang sama digunakan oleh organisasi pemerintah di seluruh dunia untuk mendeteksi dan menyita obat-obatan terlarang sebelum mereka memasuki pasar gelap.

Berharap mendapat untung besar, banyak organisasi kriminal menggunakan bandara, pelabuhan, dan jalan raya untuk menyelundupkan narkotika ilegal dan obat-obatan palsu. Obat-obatan terlarang ini seringkali terdiri dari bahan kimia beracun yang menyerupai obat yang sah dan kemudian dijual di pasar gelap atau melalui internet. Namun, dengan tersedianya spektrofotometer bench-top dan portable di pelabuhan utama dan kendaraan pemerintah, banyak obat ini tidak pernah masuk sirkulasi.

Ketika sebuah fasilitas pabrik obat ilegal atau individu yang membawa obat-obatan yang dicurigai ditemukan, laboratorium pengujian obat keliling digunakan. Laboratorium seluler ini dengan cepat menganalisis pola warna dan pantulan dari setiap bahan yang disita menggunakan spektrofotometer dan membandingkan data yang dihasilkan dengan profil produk perusahaan farmasi. Jika bahan-bahan tersebut tidak konsisten dengan profil produk ini, instansi penegak hukum akan segera diberi tahu dan obat-obatan terlarang disita.

Sementara itu spektrofotometer telah ada sejak lama, kemampuan dan penggunaannya terus berkembang. Organisasi pemerintah di seluruh dunia menggunakan instrumen berkinerja tinggi ini untuk tidak hanya mendeteksi zat ilegal, tetapi untuk mencegah zat berbahaya memasuki pasar legal, terutama di industri makanan dan farmasi.

Untuk permintaan produk dan konsultasi gratis tentang Spektrofotometer dapat menghubungi PT Almega Sejahtera melalui email marketing@almega.co.id

Bagaimana Lampu Toko Dapat Mempengaruhi Konsumen ?

Penerangan adalah alat penting yang membantu menciptakan pengalaman toko yang dapat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen.

Seperti pada umumnya bahwa toko dengan pencahayaan yang terang dan penuh warna dapat dengan mudah menarik konsumen.

Namun ini tidak praktis karena konsumsi energi yang tinggi dan tidak ramah lingkungan. Studi terbaru mulai mencari alternatif dan menemukan bahwa kecerahan toko bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian konsumen

Studi pertama menemukan bahwa meskipun kecerahan toko signifikan bagi konsumen, suhu warna dan rendering sama pentingnya. Suhu warna cahaya yang tepat dapat mengarahkan pelanggan ke bagian-bagian tertentu di dalam toko atau bahkan produk tertentu. Studi ini juga menemukan bahwa pencahayaan yang terang, ketika turun dari langit-langit, tampak efektif di jendela toko.

Studi kedua menganalisis reaksi orang-orang dengan melacak gerakan mata mereka diberbagai pengaturan pencahayaan toko. Mereka menemukan bahwa alih-alih area yang terang benderang yang akan dikunjungi, namun mata orang lebih tertarik pada area dengan pencahayaan yang kontras dan cahaya biru lebih menarik perhatian daripada warna lainnya.

Instrumen pengukuran cahaya seperti Konica Minolta Chroma Meter CL-200A dan Illuminance Spectrophotometer CL-500A dapat membantu mengevaluasi suhu warna dan kecerahan berbagai jenis pencahayaan dengan mudah.

Untuk konsultasi gratis tentang suhu warna dan pengukuran kecerahan berbagai pencahayaan dapat menghubungi PT Almega Sejahter melalui email marketing@almega.co.id

Penampilan Barang Berwarna Putih

Warna dan penampilan memainkan peran penting dalam membentuk persepsi pelanggan terhadap barang yang berwarna putih atau peralatan rumah tangga. Pelanggan sering mengevaluasi kualitas peralatan berdasarkan penampilan mereka.

Bagi produsen, kemampuan untuk menghasilkan warna dan penampilan yang tepat secara konsisten bukan hanya pernyataan tentang kualitas produk mereka, tetapi juga penting bagi merek mereka.

Atribut seperti warna, kilau, kabut, dan kulit jeruk berkontribusi pada daya tarik estetika suatu produk. Kontrol dan manajemen warna dan penampilan yang teliti, dari bahan baku hingga barang jadi, membantu memastikan komponen yang terkoordinasi dengan warna sempurna dan menghasilkan alat berkualitas tinggi.

Terlepas dari warna dan penampilan, kinerja tampilan peralatan rumah tangga juga harus dievaluasi keseragaman dan presisi. Indikator lampu latar seperti tombol sensor sentuh diperiksa untuk konsistensi dan keseragaman warna dan pencahayaan. Layar diuji keterbacaannya di bawah berbagai kondisi visual dan sudut pandang

Instrumen dan solusi penginderaan Konica Minolta banyak digunakan dalam penampilan dan tampilan evaluasi kinerja. Color Analyzers , Illuminace Meter, dan Luminance Color Meter membantu memastikan kinerja tampilan dan standar kualitas terpenuhi secara konsisten. Spektrofotometer dan Goniofotometer dapat membantu secara spesifik mengontrol dan memverifikasi penampilan dan warna secara objektif dan konsisten.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai analisa warna dengan tim ahli dapat menghubungi marketing@almega.co.id

Mengukur Warna Tekstil

Dalam dunia tekstil, warna adalah elemen yang penting. Tekstil, dibuat dari bahan alami atau sintesis, yang biasanya diproduksi dalam jumlah besar. Mencocokkan hal ini ke dalam kategori gelap/terang, warna dan kecerahan adalah hal yang esensial namun menantang. Faktor eskternal seperti warna dan keadaan pencahayaan bisa mempengaruhi penilaian warna, karena itu, banyak pabrik tekstil memanfaatkan instrument pengukur warna untuk memastikan konsistensi warna sepanjang proses produksi di pabrik.

Karena produk akhir hanya yang dipilih warna yang konsisten, verifikasi warna dari pewarna dan serat menolong untuk meminimalisir variasi warna dan meningkatkan hasil produksi. Pewarna bisa dibagi menjadi 2 kelompok, pewarna alami dan buatan, penggunaan instrument pengukur warna bisa membantu menghindari biaya yang tidak perlu dan pemborosan.

Untuk tekstil campuran, kombinasi dari satu atau lebih serat bisa mengubah appearance warna karena pewarna mampu menyerap dari beberapa serat. Memonitor warna tekstil selama proses bisa membantu memastikan warna-warna tersebut akurat dan konsisten.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi teknik pengukuran untuk mengukur warna tekstil.

  • Untuk mengukur serat benang, pastikan dalam bentuk gulungan ulir atau ukuran cukup besar untuk menutup port pengukuran instrumen.
  • Untuk pengukuran tekstil, 2 atau 4 lapisan yang dilipat direkomendasikan untuk menghasilkan sampel yang tidak tembus cahaya dan mencegah cahaya menembus saaat pengukuran.
  • Gunakan area yang luas (contoh Φ30mm) untuk pengulangan yang lebih baik
  • Ukur beberapa kali dibeberapa titik dan ambil nilai rata-rata untuk mendapatkan hasil warna yang representative

Instrumen warna seperti Konica Minolta Spectrophotometer CM-3600A/CM2610A dan CM2600d bisa membantu user untuk mengukur warna tekstil dengan mudah. Untuk tekstil yang dibuat dengan agen pencerah optic , keduanya CM-3600A dan CM-2600d juga bisa memancarkan dan mampu untuk menangkap pancaran UV dan mengukur efek fluorescent dari  whiteness secara akurat.

Mengukur Warna Minyak Kemasan

Jenis-jenis minyak Nabati

Minyak nabati seperti minyak kelapa, minyak zaitun atau minyak kelapa sawit dikelompokkan berdasarkan tingkat kemurniannya. Pengelompokan dari minyak nabati ini bisa dilakukan dengan cara membandingkan warnanya dengan refrensi. Namun penilaian visual saja sulit dalam menentukan minyak nabati secara handal dan konsisten. Beberapa faktor seperti faktor kondisi pencahayaan, ukuran sampel dan kelelahan mata mempengaruhi bagaimana mata melihat warna. Untuk memastikan pengelompokan minyak secara akurat dan konsisten, penggunaan instrument warna sangat dibutuhkan.

Minyak nabati secara umumnya tembus cahaya atau transparan. Oleh karena itu sangat baik diukur menggunakan pengukuran transmittance. Refrensi nilai standar L*a*b*pertama-tama ditetapkan dan kemudian, sampel minyak diukur untuk menentukan apakah nilai L*a*b* masih berada dalam kisaran yang diinginkan.

Keuntungan komersil menggunakan skala penilaian banyak digunakan dalam penjualan minyak. Sementara itu colorimeter dan spechtrophotometer digunakan dalam penentuan warna yang tepat. Minyak kemasan untuk konsumen dicampurkan dengan sangat hati-hati untuk menghasilkan warna yang tepat menggunakan chromameter dan spectrophotometer dalam banyak pabrik produksi untuk memastikan konsistensi.

Mengukur Warna Minyak Kemasan

Instrumen pengukur warna seperti Konica Minolta Spechtrophotometer CM-5 dilengkapi dengan ruang transmisi yang bisa mengukur dengan akurat baik translucent dan sampel cairan transparan. Instrumen ini sangat tepat digunakan untuk mengukur warna minyak kemasan. CM-5 juga mampu untuk memberikan informasi pass/fail berdasarkan toleransi yang sudah di set oleh user untuk memastikan minyak nabati dikelompokkan secara objektif dan konsisten. Variasi yang luas dari aksesoris seperti kuvet dan cell tersedia untuk memudahkan user mengukur sampel minyak.