Menggunakan Pengukuran Warna untuk Meningkatkan Produksi Just-In-Time (JIT)

Untuk memaksimalkan efisiensi dalam menanggapi ketidakpastian ekonomi dan faktor sosial yang berubah cepat seperti selera konsumen, produsen di seluruh industri mengadopsi metodologi manufaktur JIT. Bergerak menuju filosofi ini membutuhkan evaluasi berkelanjutan dari proses manufaktur dan investasi dalam teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Di antara yang paling vital dari teknologi tersebut adalah pengukuran warna dan teknologi manajemen.

Spektrofotometer dan perangkat lunak analisis warna dapat diintegrasikan dengan mudah dalam proses pembuatan untuk menangkap data warna digital yang objektif. Ini memungkinkan pabrikan untuk mengidentifikasi cacat material atau kesalahan proses. Misalnya, menggunakan spektrofotometer dan perangkat lunak warna, produsen dapat menangkap dan memanfaatkan data warna digital untuk menentukan toleransi warna dan memverifikasi apakah warna produk sesuai dengan standar. Ini memastikan warna tetap konsisten dan akurat dari awal proses hingga produk akhir.

Selain itu, dengan data warna digital, standar warna yang sama dapat dengan mudah dibagikan di sepanjang rantai pasokan atau dengan lokasi pabrik yang berbeda untuk memastikan konsistensi terlepas dari lokasi. Konica Minolta menawarkan beragam solusi instrumentasi pengukuran warna dan perangkat lunak analisis warna untuk memenuhi beragam kebutuhan di berbagai industri.

Pelajari lebih lanjut tentang dasar kolorimetri dan spektrofotometri dasar dengan buklet pendidikan kami.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai produk dengan tim ahli dapat menghubungi marketing @almega.co.id.

Cara Memeriksa Kejelasan Dalam Bahan Transparan

Kualitas yang dirasakan dari bahan transparan seperti film plastik atau lembaran akrilik umumnya dinilai berdasarkan kejelasannya. Seberapa baik kita bisa melihat melalui bahan transparan seperti itu. Ketika ada inkonsistensi proses atau bahan baku, cacat atau distorsi akan terjadi pada bahan seperti plastik atau kaca. Ini akan menyebabkan cahaya yang melewati material terdistorsi atau tersebar, sehingga menciptakan kabut transmisi.

Tanpa kontrol yang tepat, kabut transmisi dapat menciptakan tampilan buram pada bahan transparan seperti kaca dan film plastik atau kaca depan otomotif dan membahayakan kejelasannya. Untuk memastikan kejelasan dan visibilitas produk yang transparansi sangat penting (mis., Kaca dan film plastik, pengepakan transparan, atau kaca depan otomotif), pengukuran kabut transmisi sangat penting. Saat ini, dengan kemajuan teknologi pengukuran warna, alat pengukur warna sekarang dapat mengukur tidak hanya warna, tetapi juga kabut transmisi. Ketika mencoba mengukur kabut transmisi dalam material transparan, Konica Minolta Spectrophotometer CM-5, dengan perangkat lunak analisis QC seperti SpectraMagic NX Pro Software dapat memberikan kuantifikasi kabut berkorelasi yang cepat dan mudah.

Menggunakan CM-5, referensi nilai kabut berkorelasi (nilai persen kabut), pertama dapat didefinisikan untuk memastikan setiap batch material mempertahankan transparansi secara konsisten. Jika nilai kabut berkorelasi dari material tidak dalam standar referensi yang ditetapkan, formulasinya harus diperbaiki dan didokumentasikan untuk batch mendatang. Dengan mengidentifikasi masalah-masalah ini sejak dini, pengerjaan ulang dan penolakan yang tidak perlu dapat dicegah. Sebagai aturan umum, nilai kabut berkorelasi 0% menunjukkan transparansi lengkap, sedangkan nilai kabut lebih besar hingga 30% dianggap menyebar atau tembus cahaya.

Selain memiliki instrumentasi yang tepat, standarisasi prosedur pengukuran, seperti bagaimana sampel disiapkan dan disajikan selama pengukuran adalah sama pentingnya dalam memastikan hasil pengukuran yang akurat dan berulang. CM-5 memiliki berbagai pilihan aksesori seperti Pemegang Spesimen dan Lampiran Transmisi untuk membantu memastikan sampel disajikan secara konsisten di semua pengukuran.


Tonton video ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang kesederhanaan dan keserbagunaan CM-5.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai produk dengan tim ahli dapat menghubungi marketing @almega.co.id.

Kualitas Film Grafis dan Evaluasi Kinerja Finishing

Film grafis mulai populer dan digunakan secara luas untuk tujuan estetika atau iklan. Permintaan yang kuat saat ini berasal dari industri otomotif. Aplikasi umum dalam industri otomotif termasuk menyediakan finishing permukaan yang dipoles atau menggunakan grafik kendaraan.

Panas sering diterapkan selama pemasangan film grafis, dan ini dapat mempengaruhi keseragaman keseluruhan penampilan film. Selain itu, penggunaan larutan pembersih dan bantalan gerinda selama pasca pemasangan dapat memengaruhi penyelesaian permukaan film. Pengujian ketat, baik sebelum dan sesudah instalasi, diperlukan untuk memastikan kualitas lanjutan dan kinerja penyelesaian film grafis. Gloss, kabut, dan kulit jeruk adalah atribut yang biasanya diukur ketika mengevaluasi kualitas dan kinerja akhir film grafis.

Ketika datang ke pengukuran gloss, kabut dan kulit jeruk, instrumen pengujian penampilan seperti yang cepat dan akurat, dari gloss dan haze hingga Distinctness of Image (DOI) dan Reflected Image Quality Rhopoint IQ-S dan IQ-S Flex 20 akan sangat membantu. Kedua instrumen memberikan ukuran kualitas penampilan (RIQ), dengan mudah.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai produk dengan tim ahli dapat menghubungi marketing @almega.co.id.

Memilih Spektrofotometer Yang Tepat Untuk Kontrol Kualitas Warna Plastik Anda

Pengukuran warna sangat penting dalam industri plastik. Warna dan penampilan suatu produk seringkali merupakan indikator pertama yang digunakan oleh pelanggan untuk mengevaluasi kualitas. Warna harus dikontrol diseluruh proses, dari desain hingga manufaktur dan QC untuk memastikan warna yang diinginkan tetap akurat dan konsisten.

Produk plastik dapat berkisar dari buram ke tembus cahaya atau transparan, dan setiap jenis membutuhkan jenis spektrofotometer khusus untuk memastikan data warna yang andal.

Plastik Buram

Plastik buram tidak memungkinkan cahaya untuk lewat dan dapat diukur menggunakan spektrofotometer berbasis-bola atau 45/0. Untuk pengukuran warna plastik buram yang sangat cocok dengan cara mata manusia melihat warna, direkomendasikan menggunakan spektrofotometer dengan geometri 45/0 seperti Konica Minolta Spectrophotometer CM-25cG. Tetapi jika Anda ingin mengukur “warna asli” dari plastik buram tanpa pengaruh komponen tekstur dan kilau, penggunaan spektrofotometer berbasis bola seperti Konica Minolta Spectrophotometer CM-26dG lebih cocok.

Plastik Transparan dan Tembus Cahaya

Plastik tembus cahaya dan transparan memungkinkan cahaya untuk lewat, dan penggunaan mode pengukuran transmitansi atau reflektansi tergantung pada tingkat transparansi. Selain itu, pengukuran transmitansi kekuningan dan kabut adalah dua atribut yang biasanya diukur untuk plastik transparan. Ketika mencoba untuk mengukur plastik transparan dan tembus pandang, spektrofotometer berbasis bola seperti Konica Minolta Spectrophotometer CM-5 dengan fleksibilitas pengukuran reflektansi, transmisi, kabut dan kekuningan direkomendasikan.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai produk dengan tim ahli dapat menghubungi marketing @almega.co.id

Mengevaluasi Kinerja Sudut Pandang Layar

Karena tampilan menjadi bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari, kebutuhan untuk tidak hanya mengevaluasi kualitas dan kinerja layar, tetapi juga dari setiap sudut pandang sangat penting. Sistem navigasi dashboard otomotif harus menjaga keterbacaan untuk pengemudi yang duduk agak diagonal darinya. Ponsel cerdas dan perangkat yang dapat dikenakan harus dapat dibaca dari berbagai sudut, baik pengguna diam atau bergerak.

Semua teknologi tampilan bila dilihat secara miring, berperilaku berbeda dalam hal kinerjanya. Sebagai contoh, liquid-crystal display (LCDs) tampak cerah ketika dilihat lurus tetapi redup jika dilihat dari samping. Ini karena cahaya yang berasal dari unit lampu latar (BLU), terpengaruh setelah melalui beberapa lapis unit LCD.

Untuk tampilan light-emitting diode (OLEDs) organik, mereka memiliki sedikit masalah dengan konsistensi kecerahan diberbagai sudut pandang karena mereka memiliki lapisan penghasil cahaya yang memancarkan cahaya. Namun OLEDs, menghadapi perubahan warna dengan sudut pandang karena interaksi cahaya yang memantulkan antara bagian depan dan belakang lapisan yang menyebabkan distorsi pada warna emisi.


Untuk menentukan kinerja sudut tampilan layar, luminance (kecerahan), chromaticity (warna) dan kontras adalah tiga parameter untuk diukur. Kecerahan dan warna tampilan harus seragam dengan mata manusia, terlepas dari posisi menontonnya. Selain itu, tampilan juga harus memiliki kontras yang cukup pada posisi tampilan yang berbeda untuk memastikan keterbacaan.

Konica Minolta bersama dengan grup perusahaan, Radiant Vision Systems, menawarkan solusi evaluasi tampilan seperti Display Color Analyzer CA-VP410T Probe Jarak Jauh dan Seri I / Y ProMetric dengan Conoscope Lens yang dapat membantu pengguna mengukur dan mengevaluasi kinerja sudut tampilan layar dengan mudah.

Untuk informasi dan konsultasi mengenai produk dengan tim ahli dapat menghubungi marketing @almega.co.id