Mengukur Warna Pakaian Visibilitas Tinggi (HVC)

ap-high-visibility-clothing-blog-1Pakaian visibilitas tinggi (HVC: High Visibility Clothing) atau sering disebut juga sebagai pakaian keselamatan visibilitas tinggi (HVSA: High-Visibility Safety Apparel) biasanya dipakai oleh para pekerja, petugas keamanan, atau responden darurat untuk meningkatkan seberapa baik orang lain dapat melihat mereka ketika waktu darurat. HVC, mulai dari rompi, jaket, dan celana panjang, terbuat dari bahan fluoresen dan retroreflective. Bahan-bahan ini memiliki visibilitas tinggi dan sifat reflektif yang nyata dalam lingkungan apapun.

HVC harus disertifikasi dan dikualifikasi sebelum digunakan dan standar yang digunakan untuk menguji HVC adalah ISO 20471. Standar ini diklasifikasikan ke dalam tiga kelas desain dasar, menguraikan persyaratan kinerja minimum, dan metode pengujian untuk memastikan visibilitas tinggi. Persyaratan kinerja mencakup di daerah seperti warna dan penempatan bahan.

Bahan latar belakang HVC haruslah berupa fluoresen kuning-hijau, merah-oranye, atau merah. ap-high-visibility-clothing-blog-2Warna dan pencahayaan harus diverifikasi sebelum dan setelah minimal 5 siklus mencuci. Parameter yang digunakan untuk menguji HVC adalah koordinat warna L*a*b*, Yxy, dan luminance Factor ßmin.

Untuk memenuhi syarat warna HVC berdasarkan kinerja warna seperti yang dinyatakan dalam ISO 20471, alat ukur warna Konica Minolta Spectrophotometer CM-25cG dengan 45/0 akan dibutuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pengukuran warna pakaian visibilitas tinggi (HVC), silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

 

Mengevaluasi Suhu Warna Pada Lampu Jalan LED

ap-color-temp-streetlights-1Dalam beberapa tahun terakhir, pencahayaan light emitting diode (LED) telah menjadi pilihan yang populer untuk lampu jalan modern. Pencahayaan LED ini memiliki fungsi hemat energy yang yang lebih baik dan umur panjang dibandingkan dengan jenis pencahayaan lain. Selain manfaat ini, American Medical Association (AMA) menyatakan keprihatinan atas penggunaan lampu jalan LED putih dengan nilai suhu warna tinggi (Color Temperature / CT).

Dengan satuan Kelvin (K), CT adalah parameter yang digunakan untuk mengekspresikan karakteristik warna cahaya secara numerik. Sebuah nilai CT yang tinggi akan menunjukkan bahwa cahaya memancarkan konten biru lebih banyak, yang dapat membahayakan retina manusia selama periode waktu yang panjang. AMA merekomendasikan bahwa CT penerangan jalan tidak harus lebih tinggi dari 3000 Kelvin (K).

Mengukur CT saja tidaklah cukup karena tidak menjadi faktor dalam persepsi warna manusia. Dua LED putih dengan nilai-nilai CT yang sama mungkin terlihat berbeda satu sama lain, di mana salah satunya dapat memancarkan lebih banyak konten biru daripada yang lain. Menggunakan parameter pengukuran seperti suhu berkorelasi warna (CCT) dan distribusi daya spektral (SPD) akan memberikan evaluasi yang lebih komprehensif tentang apakah lampu jalan LED memancarkan konten biru dalam kisaran yang aman.

Dengan bantuan alat ukur cahaya seperti Konica Minolta Illuminance Spectrophotometer ap-color-temp-streetlights-2CL-500A atau CRI Illuminance Meter CL-70F, pengguna dapat mengukur panjang gelombang yang dipancarkan oleh lampu LED dengan mudah dan akurat.

Untuk memahami lebih lanjut tentang pengukuran cahaya LED atau alat ukur cahaya Konica Minolta, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id 

Bagaimana Mencapai Warna Botol PET yang Konsisten?

ap-pet-bottles-blog-1Warna sangat penting untuk branding dan memiliki dampak yang besar pada persepsi konsumen dari suatu produk. Banyak perusahaan minuman menyadari pentingnya warna dan pengaruhnya terhadap persepsi konsumen. Oleh karena itu, mereka berusaha untuk memastikan bahwa warna botol-botol polyethylene terephthalate (PET) tetap konsisten setiap saat.

Untuk mencapai warna yang akurat dan konsisten, pengaturan warna diperlukan selama proses pembuatan botol PET. Warna pelet plastik diperiksa pertama kali dengan menggunakan spektrofotometer untuk memastikan bahwa nilainya terdapat di dalam range yang sesuai.

Selanjutnya, warna preforms PET diukur untuk membantu memastikan agar botol PET yang sepenuhnya ditiup mencapai warna yang diinginkan. Untuk memastikan agar data warna yang diperoleh adalah akurat, penggunaan baik pantulan maupun pengukuran transmisi dipilih berdasarkan dengan opasitas PET preforms dan tembusnya. Lalu, topi dan penutup yang buram, diukur dengan sangat baik menggunakan modus reflektansi. Untuk topi dan penutupan dengan atas permukaan yang bertekstur, mengukur beberapa poin dan rata-rata dari pengukuran tersebut dapat menghasilkan data warna yang lebih dapat direproduksi.

KONICA MINOLTA SPECTROPHOTOMETER CM-5

Spektrofotometer CM-5 Konica Minolta memiliki berbagai macam aksesoris seperti sel kaca, ap-pet-bottles-blog-2cawan petri, dan preform holder, yang dapat membantu dalam mengukur berbagai jenis sampel, apakah itu buram, bening, maupun transparan. CM-5 juga dilengkapi dengan top-port dan transmisi ruang yang menyediakan kedua mode pengukuran reflektansi dan transmitansi.

Klik disini untuk menonton video CM-5.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengukuran botol warna plastik, silahkan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Mengukur Kinerja Display pada Wearable Devices

Selama beberapa tahun terakhir, perangkat seperti fitness trackers untuk menghitung langkah berjalan Anda atau smartwatches yang dapat memberikan notifikasi panggilan dan pesan telah menjadi populer. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor, dimana sensor tersebut terkonek secara nirkabel dengan perangkat elektronik smartphone atau lainnya untuk menerima dan menyampaikan informasi. Bagi pemakainya, kinerja dan kualitas panel display adalah sangat penting untuk mengakses informasi dengan baik.

Display harus mampu untuk menyajikan informasi yang dapat dibaca dalam berbagai kondisi visual. Wearable display juga harus memancarkan cahaya yang cukup untuk penerangan tingkat rendah atau pada lingkungan yang gelap. Display juga harus memiliki kontras yang cukup untuk dapat dibaca dalam lingkungan dengan cahaya terang. Selanjutnya, setiap komponen tambahan seperti panel sentuh atau kaca pelindung juga dapat mempengaruhi kinerja layar dalam lingkungan pencahayaan tertentu.

Mengukur parameter seperti kecerahan, kontras, reproduksi warna, dan sudut pandang dapat memberikan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja panel display. Dengan bantuan alat ukur display seperti Konica Minolta Luminance dan Color Meter CS-200 serta 2D Color Analyzer CA-2500, penggunanya dapat mengevaluasi kinerja layar dengan mudah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur cahaya dan display, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Mengukur Warna Sarung Tangan Sekali Pakai (Disposable Gloves)

Sarung tangan secara luas digunakan dalam banyak industri seperti industri kesehatan dan makanan untuk perlindungan pribadi atau pencegahan kontaminasi. Mereka umumnya terbuat dari bahan elastomer sintetis seperti nitrile dan vinyl atau lateks karet alam. Secara tradisional, warna sarung tangan sekali pakai hanya tersedia dalam warna putih atau biru. Hari ini, dengan semakin pentingnya kode warna di alat pelindung diri, sarung tangan sekali pakai tersedia dalam berbagai warna.

Warna sarung tangan adalah penting karena menyediakan isyarat visual untuk pekerja dan supervisor mereka. Dalam industri makanan, kode warna sarung tangan yang digunakan untuk mencegah kontaminasi silang dari makanan mentah dan makanan yang matang selama food handling. Dalam industri medis, kode warna sarung tangan juga digunakan untuk membantu membedakan antara nitrile dan sarung tangan karet.

Kualitas sering dikaitkan dengan konsistensi warna dan menerapkan kontrol kualitas warna dalam proses pembuatan sarung tangan akan membantu Anda untuk mencapai warna yang tepat secara konsisten. Mengevaluasi warna sarung tangan secara visual adalah hal yang cukup sulit karena cara mata manusia melihat dan menggambarkan warna adalah berbeda. Selain itu, faktor-faktor seperti kondisi pencahayaan, warna sekitarnya dan ukuran sampel juga mempengaruhi persepsi kita tentang warna.

Dalam pengukuran warna, satuan warna yang umum digunakan adalah CIE L*a*b*. Dengan bantuan alat ukur warna, penilaian warna yang akurat dan konsisten sangat mungkin untuk dilakukan. Kebanyakan sarung tangan sekali pakai tidak sepenuhnya buram karena bahan atau ketebalannya. Melipat sarung tangan sebelum pengukuran juga dianjurkan untuk memastikan opacity.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara mengukur warna sarung tangan sekali pakai, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email marketing@almega.co.id