Membangun Merek yang Lebih Baik

Membangun Merek yang Lebih Baik

Kita hidup disekelilingi oleh warna, baik itu warna silver metalik mobil Toyota yang kita kemudikan, warna kuning keemasan dari buah pisang yang kita makan, bahwa warna emas dari produk iPhone yang kita gunakan sehari-hari. Warna adalah suatu hal yang penting bagi dunia sekita kita. Warna dapat mendefinisikan karakter kita, meningkatkan nafsu makan, bahkan dapat juga meningkatkan inpresi orang lain terhadap pribadi kita. Aktivitas dan respons kita dipengaruhi oleh warna. Warna menjadi sebuah bahasa yang universal, seperti contohnya warna lampu lalu lintas dan warna aspal jalan di dunia semuanya sama.

Warna merupakan sesuatu yang sifatnya kritis

Dalam hal membangun sebuah merek, warna sangatlah penting. Bayangkan apabila logo Coca Cola berwarna biru, atau lambing McDonalds tiba-tiba berwarna hijau, tentunya persepsi kita menjadi berbeda. Dari hal ini, kita dapat menyimpulkan bahwa warna merupakan faktor penting yang membangun identitas sebuah merek. Perusahaan global seperti Apple, Toyota, Coca Cola, McDonalds contohnya, menggunakan warna sebagai elemen penting agar konsumen dapat mengidentifikasi produk mereka secara instan.

Dalam pengelolaan sebuah merek, warna produk harus konsisten untuk memastikan kualitas dari produk dan layanan yang ditawarkan. Banyak perusahaan yang sukses menginvestasikan banyak biaya untuk melakukan kendali dan pengukuran warna untuk memastikan warna pada produk mereka selalu konsisten.

Perusahaan-perusahaan ini menggunakan instrumen pengukuran warna seperti chroma meter dan spectrophotometer untuk memastikan warna yang digunakan tepat setiap saat. Di Konica Minolta Sensing, kami mengukur warna dan cahaya untuk membantu perusahaan-perusahaan membangun merek mereka dengan lebih baik. Konica Minolta memproduksi instrumen pengukuran warna yang sesuai dengan standar internasional, dan semua instrumen didesain dan diproduksi di Jepang. Program dari Konica Minolta, yaitu Color Education Series, diperkenalkan ke banyak perusahaan di seluruh dunia untuk membantu mereka mengerti teori ilmiah dari pengukuran warna.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana Konica Minolta dapat membantu anda membangun merek yang lebih baik, silakan mengirimkan pertanyaan anda ke marketing@almega.co.id, atau melalui website kami di www.analisawarna.com.

Mengapa Kita Mengukur Warna dan Cahaya?

Mengapa kita mengukur cahaya?

Salah satu faktor paling penting mengapa kita mengukur cahaya adalah untuk alasan keamanan, dengan prioritas utama pada aplikasi pencahayaan di jalanan dan di landas pacu penerbangan. Pengaturan cahaya di jalanan dan landas pacu pesawat umumnya berfungsi untuk pengaturan dan pengalihan lalu lintas. Kedua area ini harus mendapatkan cahaya yang cukup dan tidak boleh menggunakan pencahayaan yang redup, sebab bisa berakibat fatal bagi pengendara dan pengguna jalan. Untuk memastikan pencahayaan yang cukup sepanjang jalan dan landasan pacu pesawat secara akurat, maka digunakan instrumen pengukur cahaya seperti luminance dan illuminance meter.

Kegunaan lainnya dari pengukuran cahaya adalah untuk mengembangkan sumber cahaya yang hemat energy, memastikan konsistensi cahaya yang diteruskan dari layar LED, memastikan area ruang tamu mendapatkan pencahayaan yang cukup, dan lain sebagainya.

Mengapa kita mengukur warna?

Warna manjadi salah satu faktor penting dalam menjual barang dan jasa, terutama pada industri makanan dan minuman. Warna mendefinisikan kesegaran, rasa dan kualitas. Warna merupakan indicator kualitas utama secara visual untuk produk makanan dan minuma. Dewasa ini, konsumen menginginkan adanya konsistensi warna produk, sebab apabila warna produk tidak konsisten maka dapat diasosiasikan dengan proses produksi yang buruk, perubahan formulasi, atau bahan baku yang sudah kadaluwarsa.

Industri lainnya yang menitikberatkan warna sebagai indikasi kualitas adalah industri farmasi. Industri ini berada dibawah pengawasan ketat dari Food and Drug Administration atau di Indonesia dikenal dengan sebutan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pengukuran warna pada industri farmasi dapat digunakan untuk menguji adanya kontaminasi terhadap produk yang dihasilkan.

Konsistensi warna sebuah produk merupakan indikasi dari kualitas merk produk yang dipasarkan. Untuk pengukuran warna, chromameter dan spectrophotometer umumnya digunakan.