Mengukur Kinerja Display pada Wearable Devices

Selama beberapa tahun terakhir, perangkat seperti fitness trackers untuk menghitung langkah berjalan Anda atau smartwatches yang dapat memberikan notifikasi panggilan dan pesan telah menjadi populer. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor, dimana sensor tersebut terkonek secara nirkabel dengan perangkat elektronik smartphone atau lainnya untuk menerima dan menyampaikan informasi. Bagi pemakainya, kinerja dan kualitas panel display adalah sangat penting untuk mengakses informasi dengan baik.

Display harus mampu untuk menyajikan informasi yang dapat dibaca dalam berbagai kondisi visual. Wearable display juga harus memancarkan cahaya yang cukup untuk penerangan tingkat rendah atau pada lingkungan yang gelap. Display juga harus memiliki kontras yang cukup untuk dapat dibaca dalam lingkungan dengan cahaya terang. Selanjutnya, setiap komponen tambahan seperti panel sentuh atau kaca pelindung juga dapat mempengaruhi kinerja layar dalam lingkungan pencahayaan tertentu.

Mengukur parameter seperti kecerahan, kontras, reproduksi warna, dan sudut pandang dapat memberikan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja panel display. Dengan bantuan alat ukur display seperti Konica Minolta Luminance dan Color Meter CS-200 serta 2D Color Analyzer CA-2500, penggunanya dapat mengevaluasi kinerja layar dengan mudah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur cahaya dan display, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Lampu Mobil Laser Membantu Para Pengemudi Melihat Jalan dengan Sistem Pencahayaan yang Baru

Buzz tentang kemajuan teknologi LED sudahlah sangat pesat akhir-akhir ini, tetapi hal tersebut bukan berarti adalah satu-satunya jalan dimana teknologi cahaya berkembang. Laser merupakan barang lama dari senjata sci-fi ray, membaca CD dan blu-ray, serta video lucu di internet. Sekarang ini, sinar laser sedang digunakan pada lampu mobil untuk meningkatkan visibilitas lampu dan kinerja. Hal ini membuat banyak konsumen bertanya-tanya tentang efektivitas dari sebuah lampu laser, keselamatan mereka, serta efisiensi energi mereka, terutama di kendaraan hybrid baru.

Jadi, bagaimanakah lampu laser itu bekerja? Lampu laser berfungsi dengan menggunakan tiga laser biru kecil yang menunjuk ke satu set cermin di depan sistem lampu. Cermin tersebut akan memfokuskan sinar laser ke dalam lensa yang diisi dengan fosfor kuning. Ketika fosfor kuning dirangsang dengan laser baru, ia akan memancarkan cahaya putih yang kuat. Cahaya putih tersebut bersinar ke reflektor yang berdifusi ke cahaya putih depan, bersinar keluar dari lampu depan tersebut. Refleksi dan difusi cahaya ini menciptakan sinar cahaya kuat yang masih aman untuk mata para pengemudi lain.

Klaim awal mengenai lampu laser telah diperkirakan sebanyak 1000 kali lebih terang dari LED (klaim mengejutkan mengingat betapa besar LED telah mengambil pasar pencahayaan otomotif). Jika hal tersebut adalah benar, lampu laser bahkan dapat dirancang lebih kecil dari LED karena sistem yang dibutuhkan untuk membuat lampu laser sudah lebih kecil daripada model LED konvensional. Hal ini membuat lebih banyak ruang di bawah tenda untuk para desainer otomotif agar dapat meningkatkan tenaga mesin atau menggunakan ruang yang tersisa untuk membuat kendaraan yang lebih aerodinamis.

Ketika kita bicara mengenai konsumsi energi, model lampu laser masa kini juga menggunakan setengah dari energi lampu LED, sehingga membuatnya sebagai pilihan yang ideal untuk kendaraan-kendaraan listrik / hybrid. Hal ini berarti bahwa mobil listrik atau mobil hybrid akan mampu untuk melaju lebih jauh dengan menggunakan daya baterai yang lebih sedikit dan pada saat yang bersamaan juga mendapatkan lampu yang lebih terang. Lebih dari itu, sistem lampu inni juga dapat dikombinasikan dengan data GPS dan sensor infra merah yang akan mengarahkan lampu sekitar untuk menyala. Integrasi sensor akan memungkinkan lampu tersebut untuk melihat orang, binatang, atau benda-benda di jalan  serta memberikan peringatan waspada kepada para pengemudi sebelumnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur cahaya atau warna, silakan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Silakan baca artikel seputar LED lainnya DISINI

Aliansi UHD dan Masa Depan dari Televisi

ukur UHD TelevisiDengan meledaknya penemuan display di dekade terakhir, kompetisi yang meningkat juga berarti bahwa kustomer sulit untuk mengikuti tren teknologi yang terakhir. Sebagai contohnya, kustomer yang membeli DVD di 2008 telah ketinggalan jaman dengan adanya Blu-Ray Disk. Kesimpulannya? Saat perang teknologi terjadi, kustomer yang kurang mendapat informasi kadang menjadi korban. Maka itu, para perusahaan tidak ingin perkembangan di UHD TV terjadi lagi seperti DVD vs. Blu-Ray.

Dengan hal ini, para peserta Consumer Electronic Show seperti Samsung, Netflix, Technicolor dan Disney memutuskan untuk berkumpul dan membuat Aliansi UHD. Grup ini telah ditugaskan dengan tujuan yang sulit yaitu membuat standard untuk produk UHD. Ini melingkupi kamera yang merekam dengan kualitas UHD. Bersama-sama, mereka akan membawa ide yang berbeda-beda dan menghasilkan solusi yang diharapkan akan membantu kustomer menghindari teknologi UHD yang tidak sesuai dengan standar mereka.

Setelah standar ini dibuat, akan tergantung pada para manufakturer untuk meyakinkan bahwa peroduk mereka mengikuti standar. Jika standar tidak dipenuhi, maka akan ada konsekuensi bagi para manufakturer dan kustomer.

Jika membahas tentang membuat dan menjaga kualiti dari display/layar dan komponennya, Konica Minolta sangat berkomitmen untuk memberikan para manufakturer akses terhadap alat pengukur cahaya yang berkualitas tinggi, seperti CS-2000A. Setiap instrumen kita memiliki sensitifitas, ketepatan dan akurasi yang dibutuhkan untuk standar industri.

Tentang Aliansi UHD

Aliansi UHD adalah koalisi global dari studio film, perusahaan TV, distributor media, post-production and perusahaan teknologi yang bertujuan untuk membuat kriteria umum untuk premium platform UHD, yang melingkupi alat dan kontennya, termasuk resolusi 4K, High Dynamic Range, Wide Color Gamut, High Frame Rate dan Immersive Audio. Grup ini terdiri dari DIRECTV, Dolby Laboratories, LG Electronics Inc., Netflix, Panasonic Corporation, Samsung Electronics Co., Ltd., Sharp Corporation, Sony Visual Product Inc., Technicolor, The Walt Disney Studios, Twentieth Century Fox and Warner Bros. Entertainment.

CL-500A: Salah Satu Spectrophotometer Terbaik di Market

CL-500A Illuminance Spectrophotometer, hanya dari Konica Minolta Sensing, merupakan alat ukur cahaya. Alat ukur ini banyak digunakan untuk mengevaluasi kualitas cahaya di bandara, kantor, rumah sakit, dan lainnya. Tetapi, hal apakah yang membedakannya dari yang lain, seperti spectrophotometer yang lebih terjangkau?

Salah satu perusahaan telah menggunakan CL-500A untuk mengukur cahaya yang tidak biasa: yaitu memastikan agar lampu pantai dapat memancarkan panjang gelombang yang aman untuk penyu bayi.

Biasanya, setelah menetas, penyu bayi tertarik pada bulan yang tercermin dari air. Namun, lampu memancarkan panjang gelombang dalam jarak nanometer tertentu, hal ini mungkin dapat menarik kura-kura tersebut sebagai gantinya. Karena pencahayaan seperti ini biasanya berada di arah yang berlawanan dari laut, hal itu memberikan masalah utama bagi hatchlings.

Memastikan pencahayaan yang sehat adalah hal yang sangat penting untuk pekerja lingkungan dan keselamatan para hatchlings – maka dari itu, perusahaan tersebut mempercayakan CL-500A. Setelah sebelumnya perusahaan tersebut telah menggunakan spectrophotometer ini untuk pengukuran pencahayaan dalam ruangan dan luar ruangan, CL-500A merupakan alat ukur cahaya yang lebih unggul dari merek lain. Spectrophotometer ini menunjukkan spektrum warna individu dan nilai R (R values) (pengukuran untuk Indeks Color Rendering), trial dan error akan menjadi lebih sedikit terjadi jika dibandingan dengan instrumen lainnya.

Selain itu, CL-500A juga dapat memberikan pengukuran akurat untuk kaki lilin LED kuning di lingkungan satwa liar, sementara itu, alat pengukuran cahaya yang lainnya dapat mengecilkan pengukuran ini dengan jumlah yang besar. Alat ini juga memiliki perangkat lunak manajemen data, CL-s10w, sebagai aksesoris standar. Pengguna dapat mengikuti sebuah template untuk mengekspresikan variasi kromatisitas dari sumber pencahayaan, sehingga mudah unutk membedakan perbedaan warna yang cocok dengan judgement secara visual.

Untuk informasi lebih lanjut tentang alat ukur cahaya dan aplikasinya, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Mengukur Warna dan Penampilan pada Interior Otomotif

Warna dan penampilan interior pada otomotif telah menjadi faktor penting yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Interior dirakit dengan menggunakan berbagai bagian yang memiliki tekstur berbeda serta dari berbagai suppliers. Untuk memastikan penampilan interior yang harmonis, warna dan gloss dari berbagai bagian diperiksa sebelum dilakukannya perakitan.

Bagian-bagian biasanya disediakan melalui berbagai suppliers dan untuk memastikan konsistensinya, penting bagi Anda untuk membangun toleransi yang ketat untuk warna dan gloss. Karena adanya toleransi yang ketat ini, akan menjadi sulit bagi Anda untuk melakukan penilaian secara visual, dan penggunaan alat ukur warna dibutuhkan untuk mencapai penilaian yang objektif.

Dalam jaringan supply chain saat ini di mana fasilitas dan suppliers telah tersebar di seluruh dunia, memilih alat ukur warna dengan inter-instrument agreement (IIA) yang ketat adalah hal yang penting. IIA mendefinisikan seberapa dekat hasil pengukuran dari dua atau lebih alat ukur warna dari model yang sama. Dengan IIA yang ketat, produsen dapat yakin bahwa instrumen dari model yang sama dapat mengukur secara konsisten satu sama lainnya di lokasi yang berbeda.

Spectrophotometer CM-25cG Konica Minolta adalah spektrofotometer two-in-one yang mampu mengukur warna dan gloss secara bersamaan. Dengan tingkat ΔE * ab <0,15 (rata-rata BCRA 12 Tiles) dan ΔGU <0.2GU (0-10GU Sample)  IIA yang ketat, hasil pengukuran akan tetap konsisten, bahkan ketika diukur pada lokasi yang berbeda.

Klik disini untuk menonton video produk CM-25cG.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengukuran warna dan penampilan interior otomotif serta kebutuhan pada aplikasi lainnya, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id