Lapisan Cat pada Otomotif

Proses uji kualitas mobil adalah sebuah proses yang rumit, karena banyak suku cadang yang dipasok dari berbagai supplier yang memiliki formulasi warna dan pemasok sendiri. Ketika suku cadang datang, semua itu melalui proses incoming.

Selama incoming process, perbedaan warna mungkin tidak akan terasa secara kasat mata, tetapi semua itu menjadi janggal ketika semua spart parts digabungkan. Ketidakcocokan warna bisa mengakibatkan image produk dan daya tarik pasar, hal ini juga mengakibatkan biaya yang tidak perlu karena biaya perbaikan yang mahal dalam system produksi otomatisasi yang canggih. Selama proses inspeksi visual dibutuhkan, namun dengan tuntutan pada pencocokan warna untuk semua bagian mobil, hal ini mungkin tidak cocok dengan standar QC.

Para insinyur menghindari inspeksi warna visual dan beralih ke system nilai numeric untuk memastikan konsistensi dalam teleransi. Dalam system inspeksi warna numeric, spectrophotometer digunakan untuk memastikan teknisi mengontrol nilai warna.

Spectrophotometer dengan multi-angle seperti Konica Minolta CM512m3A, bisa mengukur lapisan metalik dari 3 angle berbeda secara simultan. Hal ini sangat membantu para teknisi untuk mengevaluasi atribut warna dari lapisan metalik karna tampak berbeda ketika dilihat dari sudut yang berbeda. Alasan dibalik ini adalah karena formulasi serpihan logam di lapisan yang menyebabkan cahaya direfleksikan ke arah berlawanan maka spectrophotometer multi angle adalah instrument yang disarankan untuk menganalisa metalik atau lapisan mutiara/logam dari kendaraan.

CM-512m3A menggunakan system pencahayaan melingkar yang menerangi permukaan benda menggunakan optical fiber berbentuk bulat pada setiap 3 sudut yang berbeda. Hal ini mengurangi pengaruh dari orientasi instrument dan ideal untuk mengukur permukaan melengkung seperti badan mobil atau bumper, menghasilkan hasil yang lebih stabil.

CM-512m3A ditempatkan pada permukaan kendaraan atau pada panel yang akan di tes, pembacaan pada sudut 250, 450 dan 750. Tiap permukannya dibaca untuk beberapa variable colorimetric seperti gelap/terang, hue dan chroma. Perbedaan data warna dapat dibaca karena kebanyakan system membandingkan kendaraan terhadap panel uji. Bacaan dan isyarat visual seperti penilaian lulus/gagal dan grafik juga ditampilkan untuk para teknisi untuk memudahkan penilaian pada perbedaan dalam ke 3 sudut yang berbeda.

Software Color Matching Memaksimalkan Hasil Produksi


Produsen yang menangani warna sebagai salah satu spesifikasi produk mereka, khususnya yang bermain di bisnis cat dan industri plastik, membuat warna produk masuk kedalam rentang spesifikasi yang dapat diterima bisa sangat menjemukan. Umumnya ada 3 tahapan pada proses produksi ini, pengumpulan bahan mentah, penyesuaian property fisik produk, dan pengepakan produk yang telah selesai diproduksi. Diluar dari masalah tak terduga, biasanya dari sini bisa dihitung waktu yang diperlukan untuk untuk menyelesaikan proses batching dan pengemasan.

Saat penyesuaian properti fisik produk seperti gloss, adesi dan viskositas bisa dicapai dengan waktu minimal, mencocokkan warna bisa memakan waktu ketika dilakukan secara visual. Penggunaan dari instrument warna dan software warna secara bersamaan dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam proses ini.

Software Color Matching umumnya terdiri dari 3 modul, untuk QC, formulasi dan modul koreksi batch. QC modul tidak hanya bisa digunakan user untuk membandingkan sampel satu dengan yang lainnya, tapi user juga bisa mengevaluasi dan memonitor kekuatan dari pigmen yang diproses.

Modul formulasi memprediksi dan menyediakan single atau multiple formula warna terbaik yang cocok dengan warna objek atau standar yang ditetapkan oleh user. Modul koreksi batch mengkalkulasikan perbedaan kolorimetrik antara standard dan bayangan menyimpang dan menyarankan jumlah dari penyesuaian yang dibutuhkan untuk mengkoreksi diviasi warna.

Konica Minolta menyediakan software warna, yaitu SpectraMagic NX menyediakan beberapa template untuk bisa langsung digunakan, anda juga bisa membuat sendiri template layout sesuai dengan kebutuhan dan aplikasi secara custom dan fleksibel, dan disimpan untuk digunakan dikemudian hari.

Objek seperti grafis (warna, spectral, 2D/3D, perbedaan warna atau trend), list data, indikasi pass/gagal, patch warna, gambar, image dan lainnya, dapat diposisikan ditempat yang diinginkan dan diukur sesuai keinginan. Desain layout sesuai kebutuhan untuk menunjukkan data yang dibutuhkan saat pengukuran, dan desain layout print untuk disiapkan agar hasil laporan mudah dibaca, formula slip pengiriman, dan lainnya. Multiple data bisa di print dalam satu shet data.

SpectraMagic NX terdiri dari:

  1. Tersedia dalam 8 bahasa, bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Spanyol, bahasa Itali, bahasa Cina, dan bahasa Portugal.
  2. New search function
  3. Tombol search warna terdekat
  4. Fungsi navigasi untuk kontrol alur kerja total plus tutorial pengukuran warna

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai software color matching SpectraMagic NX,

silakan klik disini

 

Bagaimana proses pembuatan kosmetik?

Pengertian dari kosmetik menurut FDA adalah produk yang diaplikasikan pada kulit yang bertujuan untuk membersihkan, mempercantik dan menghaluskan kulit. Untuk menambah kecantikan para penggunanya, kosmetik haruslah terbuat dari bahan-bahan berkualitas. Produsen kosmetik tentunya sadar apa saja bahan yang boleh digunakan untuk proses produksi. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai apa saja jenis-jenis kosmetik.

Maskara

Di Amerika, maskara pada umumnya diberi warna dengan karbon hitam. Untuk warna lain seperti coklat, menggunakan besi yang dioksidasi, dan pigmen anorganik bisa menciptakan warna ungu atau biru. Dari sini, banyak produsen menggunakan emulsi – mengeluarkan tetesan cairan kecil yang tidak larut ke yang lain – diatas air dan pengental untuk menciptakan cream. Lalu, pigmen dan lilin dicampur didalam partikel besar hingga bercampur sempurna, sehingga maskara dalam keadaan warna sempurna, dan tidak akan membahayakan mata penggunanya.

Lipstik

Intinya, pembuatannya menggunakan lilin dan minyak yang dilelehkan bersama. Selanjutnya pigmen warna dan cairan solven dicampur. Setelah proses pencampuran selama berjam-jam dan pengaturan, formula tadi diletakkan di wadah lipstick dan didinginkan, sehingga bisa mempertahankan bentuknya. Foundation dan BedakSeperti kedua jenis kosmetik sebelumnya, produk ini juga dibuat dengan minyak dan pigmen. Parfum juga sering ditambahkan untuk mengurangi adanya bau dari bahan yang digunakan selama proses produksi. Setelah proses ini, bahan yang ditambahkan tergantung dari jenis produk. Umumnya untuk produk terbaru, dibuat untuk kulit sensitive, sehingga produsen tidak menggunakan bahan keras.

Apapun jenis kosmetik yang diproduksi, pasti akan ada proses pembuatan. Warna harus diukur disetiap proses produksi, untuk menghasilkan produk yang maksimal. Konica Minolta memiliki teknologi pengukuran warna yang pas diaplikasikan di industry kosmetik. Apakah sampel berbentuk bubuk, cairan atau kream, produk dan software yang dimiliki Konica Minolta dapat menjawab kebutuhan pengukuran warna. Produk yang dapat diaplikasikan dalam industry kosmetik adalah the CR-400 Chroma Meter , CM-700d dan CM-5 Spectrophotometers.

Bagaimana Makeup Dibuat?

Kosmetik didefinisikan oleh FDA sebagai produk yang digunakan pada kulit manusia “untuk membersihkan, mempercantik, meningkatkan daya tarik, atau mengubah penampilan.” Untuk meningkatkan kecantikan penggunanya, makeup harus berkualitas tinggi. Oleh karena itu, produsen perlu menyadari bahan apa yang mereka masukkan ke dalam kosmetik mereka. Mari kita pelajari lebih dekat tentang apa yang termasuk ke berbagai jenis makeup.

1. MASKARA

Di Amerika Serikat, maskara biasanya diwarnai dengan karbon hitam. Untuk warna lain seperti coklat, oksida besi biasanya digunakan, dan pigmen anorganik dapat membuat mascara berwarna ungu atau biru. Dari sana, sebagian besar perusahaan menggunakan emulsi-mengeluarkan tetesan cairan kecil yang tidak larut ke dalam cairan lain – di atas air dan pengental untuk menciptakan krim. Kemudian, pigmen dan lilin dicampur sampai partikel besar telah pecah sehingga maskara memiliki warna yang tepat dan tidak akan merugikan/merusak mata orang lain.

2. LIPSTIK

Awalnya, lilin dan minyak dicairkan bersama. Selanjutnya, pigmen warna dan larutan pelarut tercampur. Setelah dicampur selama berjam-jam, formula dimasukkan ke dalam tabung lipstik dan didinginkan sehingga bisa menjaga bentuknya.

3. FoUNDATION & BEDAK

Seperti dua jenis makeup sebelumnya, foundation dan bedak juga dibuat dengan minyak dan pigmen. Parfum juga sering ditambahkan untuk menghilangkan bau dari bahannya. Dari situ, bahan yang digunakan di dalamnya juga sering bergantung pada jenis produknya. Banyak produk baru dibuat khusus untuk kulit sensitif, jadi produsen tidak memasukkan bahan-bahan yang keras untuk kulit.

Tidak masalah jenis produsen kosmetik mana pun yang membuat makeup, semua hal di atas adalah proses yang pasti terlibat. Warna perlu diukur pada setiap langkah proses sehingga produk akhirnya membuat Anda terlihat cantik. Konica Minolta Sensing memiliki berbagai pilihan instrumen pengukuran yang sempurna untuk industri kosmetik. Apakah sampel itu berbentuk bubuk, cairan, atau krim, produk alat ukur warna dan software kami dapat memberikan pengukuran yang produsen butuhkan. Lihat Chroma Meter CR-400 atau CM-5 dan CM-700d Spectrophotometers; dan lihat bagaimana instrumen kami dapat membantu Anda memenuhi standar kualitas warna dengan mudah.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai alat ukur warna untuk sample kosmetik, farmasi, serta lainnya, silakan menghubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Konflik Antara Cahaya dan Warna

Bila Anda merencanakan tampilan sebuah ruangan, furnitur mungkin adalah apa yang Anda pikirkan terlebih dahulu sebelum cat atau hiasan dekorasi. Anda telah memilih semua yang Anda inginkan, tetapi terkadang, warna tidak menyatu dan tidak juga sesuai dengan yang Anda bayangkan.

Ruangan tidak sesuai dengan tone warna yang Anda inginkan, tapi apakah yang membuatnya seperti itu? Jawabannya adalah karena pencahayaan pada umumnya, karena sumber cahaya memiliki efek signifikan pada warna yang kita lihat.

Bila dua warna yang mirip tetapi berbeda dan diletakkan pada satu sumber cahaya, namun tidak pada yang lain, hal ini disebut sebagai illuminant metameric failure. Metamerisme, meski terdengar seperti sesuatu yang akan dipelajari oleh seorang penyihir, adalah persepsi bahwa dua bahan berwarna terlihat sama di bawah kondisi pencahayaan tertentu meskipun memantulkan cahaya berbalik pada panjang gelombang yang berbeda.

Fenomena ini menjadi pusat perhatian pada tahun 2015 ketika sebuah pakaian tertentu memicu perdebatan tentang warna obyektif vs. subyektif. Anda mungkin mengalami metamerisme setiap hari dan bahkan tidak menyadarinya. Misalnya, jika Anda memilih cat di toko peralatan, di mana ada lampu halogen atau lampu fluoresen yang lebih dingin, Anda mungkin akan mendapatkan hasil yang tidak terduga di bawah lampu pijar yang hangat, yang kita gunakan di rumah.

Suhu warna siang hari adalah sekitar 5000-6500 Kelvin, dan ini banyak digunakan sebagai standar di toko percetakan. Tapi bola lampu 100 watt hanya akan menghasilkan sekitar 2.900K, yang bisa menghasilkan tone warna yang sangat berbeda. Jenis bohlam juga merupakan faktornya, sebab LED memiliki cahaya yang lebih biru ke cahaya merah sumber pijar. Agar mudah diingat, jika Anda lebih menginginkan nuansa warna biru, silakan memilih cahaya fluoresen; Jika Anda lebih menginginkan nuansa merah, pilih cahaya lampu pijar. Hal ini juga berlaku untuk fotografi, dimana cahaya yang lebih hangat membuat kita terlihat lebih bercahaya/radian dibandingkan dengan cahaya biru.

konica minolta

Tak dapat disangkal bahwa metode pengukuran warna yang efektif dan obyektif itu sangatlah penting, dan begitu banyak hal bisa salah saat Anda mencoba melihatnya dengan jeli. Dengan menggunakan instrumen ukur warna: Spektrofotometer seperti CM-5 atau CM-700d Konica Minolta, produsen dapat menganalisa warna produk seperti cat atau tinta serta melihat hasilnya dalam nilai numerik.

Hal ini menciptakan tolak ukur untuk hasil yang dapat diulang dan dapat diandalkan. Dengan menggunakan alat dan platform seperti Colibri Color Management Suite akan membuat standar warna seragam lebih mudah dari sebelumnya. Dan itu kabar baik untuk mengukur warna dalam cahaya apa pun.

Bila terdapat pertanyaan lebih lanjut mengenai Konica Minolta, silakan menghubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id