Lampu LED Merevolusionerkan Pencahayaan Mobil

alat ukur cahaya  Dengan perkembangan teknologi LED di hampir semua industri, tidak mengherankan jika mereka mempunyai efek yang besar terhadap aplikasi di industri otomotif. Produsen mobil sedang melihat untuk menggunakan lampu LED di beberapa model mobil karena keuntungan dari lampu LED (Baca: Solusi Lengkap untuk Industri Otomotif).

Keuntungan yang paling jelas dari kehadiran LED pada desain lampu depan adalah lampu led mobilpeningkatan dalam penglihatan yang lebih terang dan detail. Hal ini memperbolehkan pengendaran untuk memiliki bantuan tambahan dalam mengendarai mobil di kondisi yang redup atau pada cahaya yang kurang baik. Keuntungan lainnya adalah sorotan LED yang terfokus, sehingga mengurangi kesilauan untuk pengendara dari
arah sebaliknya. Cahaya LED dapat ditujukan pada arah yang seharusnya, yaitu jalan raya.
Lampu LED bertahan lebih lama daripada lampu pada umumnya, sehingga biaya perawatan pun lebih rendah. Selain itu, lampu ini menyediakan sarana bagi desainer dan produsen mobil untuk mengeksplorasi desain baru untuk lampu, peredupan automatis, dan sistem bantuan cahaya yang mengikuti arah dari belokan mobil.

Model lampu LED tertentu menggunakan daya yang sangat kecil sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar dan mengurangi emisi CO2. Dengan harga bahan bakar yang fluktuatif, inovasi seperti ini tentunya akan menarik perhatian pembeli, karena sistemnya yang eco-friendly, dan membantu pemilik mobil untuk menambah efisiensi penggunaan bahan bakar.

desain led mobilTentunya keuntungan dan inovasi yang dihasilkan dari kehadiran lampu LED masih banyak lagi. Dengan mulai berpindahnya sistem pencahayaan ke lampu LED, pengecekan kualitas LED juga menjadi hal yang penting bagi para produsen mobil. Konica Minolta memiliki alat-alat pengukuran cahaya yang akurat, cepat dan efisien, yang mampu menyediakan pengukuran yang detail dan tepat secara konsisten. Untuk informasi lebih lanjut tentang alat ukur cahaya, silakan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email marketing@almega.co.id.

Baca juga artikel berikut:

Color Education Series – LED Metrology

 

 

Alat Ukur Warna dan Cahaya untuk Evaluasi pada Otomotif

untitledEvaluasi warna dan cahaya pada otomotif adalah hal yang penting, terutama untuk memastikan konsistensi warna dan cahaya agar sesuai dengan standard yang diinginkan pada proses produksi.

Kini, aplikasi untuk evaluasi otomotif dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur warna dan cahaya Konica Minolta pada bagian eksterior serta interior kendaraan.

Beberapa contoh untuk aplikasi pengukuran warna dan cahaya pada bagian eksterior otomotif yaitu, warna kaca depan mobil dapat diukur dengan spectrophotometer CM-700d dan spectrophotometer CM-5; untuk lampu depan mobil dapat diukur dengan 2D Color Analyzer CA-2500A dan Illuminance Meter T-10A; untuk warna gagang pintu dan cat metalik, dapat diukur dengan CM-512m3a.

Mengenai aplikasi pengukuran warna dan cahaya pada bagian interior otomotif, beberapa contohnya yaitu, warna dasbor dapat diukur dengan Spectrophotometer CM-700d, CM-2500c serta Gloss Meters UG-60 Plus dan Gloss Peters MG-268Plus; untuk warna setir mobil dapat diukur dengan spectrophotometer CM-700d; untuk warna kursi dan langit-langit mobil dapat diukur dengan Chroma Meter CR-410, serta warna bagian dalam pintu dapat diukur dengan spectrophotometer CM-700d.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur warna dan cahaya Konica Minolta,serta aplikasi pada otomotif, silakan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Optik 45°/0° Simulasikan Persepsi Visual Manusia Untuk Keselamatan Pengemudi

mengukur marka jalanSeorang pengemudi seringkali bergantung pada marka jalan untuk memberikan panduan ketika bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Maka dari itu, garis di jalanan dan jalan raya harus sangat terlihat bagi kendaraan-kendaraan agar mereka tetap berada dalam parameter jalur yang telah ditentukan, mencegah terjadinya tabrakan, dan juga menjaga keselamatan pengendara serta pejalan kaki. Sebagai peraturan keselamatan, garis warna distandarisasi (ASTM standards) oleh pemerintah agar dapat memastikan bahwa jalur pada jalan mudah dilihat, baik pada saat siang maupun malam hari. Hal ini membutuhkan evaluasi rutin dengan alat yang dapat mengukur warna secara tepat, dan sama dengan bagaimana manusia mempersepsikan warna.

Marka jalan, seperti jalur pemisah, umumnya berwarna cat kuning atau putih, atau terbuat kualitas marka jalandari bahan termoplastik yang meleleh dan terdiri dari pigmen serta manik-manik kaca. Seiring dengan berjalannya waktu, warna-warna pada marka jalan ini dapat memudar karena perubahan kondisi cuaca dan gesekan konstan ban kendaraan. Pengukuran rutin dengan spektrofotometer 45°/0° memastikan bahwa warna akan selalu terlihat oleh para pengemudi dan jika tidak, alat ukur ini akan memberi informasi pada pihak tertentu bahwa pengecatan warna yang baru pada marka jalan diperlukan. Spektrofotometer dengan geometri 45°/0° yang masih tradisional, dapat menghasilkan pengukuran yang tidak akurat.

Sebuah spektrofotometer dengan geometri 45°/0° diperlukan untuk mengukur marka jalan, serta aplikasi lain seperti interior otomotif, peralatan, furnitur, kemasan, dan beberapa produk makanan. Hal ini dikarenakan faktor dalam tekstur dan penampilan suatu permukaan, erat pararel dengan cara mata manusia melihat warna. Spektrofotometer tradisional dengan geometri ini dirancang dengan pencahayaan sekeliling yang biasanya tidak menerangi seluruh area permukaan atau sampel secara merata. Distribusi cahaya yang tidak sama ini tidak dapat mengambil keseluruhan warna sampel ketika pengukuran dilakukan dan dapat mengarah ke hasil yang tidak akurat, serta berpotensi untuk memberikan kondisi yang tidak aman bagi para pengendara dan pejalan kaki.

Sebuah terobosan baru dalam optik 45°/0° dapat memastikan visibilitas tinggi pada marka jalan.

Iluminasi Alat Ukur WarnaDalam menanggapi ketidakakuratan pada spektrofotometer tradisional 45°/0°, Konica
Minolta merancang spektrofotometer CM-2500c. Alat ukur ini dirancang dengan pencahayaan berbentuk cincin (bukan dengan pencahayaan melingkar), yang dapat menerangi permukaan sampel dengan terang dan merata ketika dilakukan pengukuran. Pencahayaan cincin ini seperti kumpulan serat fiber yang diterangi oleh satu sumber dan dibentuk seperti sebuah cincin. Celah pencahayaan dan lensa terintegrasi membuat sumber cahaya berbentuk cincin untuk memastikan agar warna dipandang secara lebih seragam.

Konica Minolta CM-2500cIluminasi berbentuk cincin dari CM-2500c ini membuatnya cocok untuk mengevaluasi warna pada marka jalan dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para penggunanya tentang bagaimana pengemudi akan melihat marka jalan ini. Rancangan optikal tersebut memberikan pembacaan yang lebih akurat dengan mendistribusi cahaya secara sama melalui sampel untuk mengambil keseluruhan dari warna sampel tersebut dan meminimalkan fluktuasi pembacaan pengukuran ketika sudut atau posisinya berubah pada alat ini. Untuk industri transportasi, hal ini berarti bahwa warna cat jalan atau bahan termoplastik dapat diidentifikasi dan dibandingkan dengan standar pemerintah yang handal dan akurat.

Stabilitas, presisi, dan akurasi yang berhubungan dengan pencahayaan berbentuk cincin dalam spektrofotometer 45°/0°, menempatkan CM-2500c di garis depan instrumen pengukuran warna dan cahaya. Terobosan baru dalam optik pengukuran warna ini tidak hanya mengikuti persepsi visual manusia, tetapi juga dapat mengidentifikasi warna pada benda bertekstur, lengkung, atau permukaan kasar secara lebih akurat dibandingkan dengan spektrofotometer tradisional 45°/0°. Maka dari itu, marka jalan mempertahankan visibilitas tinggi dan tabrakan kendaraan dapat dicegah bagi pengendara yang bepergian dari satu titik ke titik lain.

Tertarik untuk mengenal lebih jauh mengenai spektrofotometer CM-2500c? Klik disini

Untuk informasi lebih lanjut tentang alat ukur warna / cahaya, silakan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Bagaimana Cara Mengevaluasi Kualitas Lapisan dengan Menggunakan Indeks Distinctness of Image (DOI)?

ap-doi-index-blog-200x128Suatu hasil lapisan akhir yang sangat mengkilap dan halus merupakan hal yang dicari oleh pelanggan dalam produk yang berkualitas tinggi dan satu halangan untuk mencapai hasil lapisan tersebut adalah efek orange peel.

Orange peel disebabkan oleh formulasi yang salah atau pelapisan yang buruk dan gambar terpantul yang terlihat pada suatu lapisan tersebut akan terdistorsi/mengalami penyimpangan. Orange peel mengurangi kualitas penampilan suatu produk dan untuk mengurangi jumlah adanya efek orange peel tersebut di lapisan yang sangat mengkilap, evaluasi yang ketat diperlukan.

Secara tradisional, orange peel dievaluasi secara visual menggunakan panel-panel dengan berbagai tingkat orange peel. Metode ini membuang banyak waktu dan juga subyektif terhadap pendapat setiap individu. Untuk mencapai evaluasi lapisan berkualitas yang obyektif, penggunaan alat seperti Rhopoint IQ dan IQ Flex dengan parameter pengukuran seperti Distinctness of Image (DOI).

DOI adalah sebuah parameter pengukuran yang dikembangkan untuk mengekspresikan orange peel secara numerik. Indeks ini mengukur kejelasan gambar terpantul yang diproduksi pada suatu permukaan lapisan yang sangat mengkilap dengan mengukur cara dimana cahaya tersebut terpantul di sekitar sudut spekular. Permukaan yang telah terlapisi dan gambar terpantulnya akan menjadi lebih halus dan lebih jelas ketika nilai DOI meningkat.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai penampilan pengukuran, silahkan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Reflected Image Quality (RIQ) Baru untuk Mengevaluasi Lapisan Berkualitas Tinggi

gambar 1Dalam proses pelapisan, orange peel memiliki dampak yang besar dalam mempengaruhi lapisan berkualitas tinggi. Efek yang tidak diinginkan ini akan mengurangi kualitas tampilan dan hal ini disebabkan oleh pengecatan yang buruk atau formulasi yang salah. Walaupun efek orange peel ini dapat dilihat langsung dengan mata manusia, namun, evaluasi secara visual adalah hal yang kurang praktis dan subyektif.

Untuk mengukur orange peel secara obyektif dan konsisten, parameter-parameter pengukuran seperti Distinctness of Image (DOI) dan Reflected Image Quality (RIQ) akan diperlukan. DOI dan RIQ adalah parameter-parameter yang mengukur seberapa jelas gambar terpantul yang muncul di suatu permukaan. Sebuah permukaan sangat halus yang memantulkan sebuah gambar tanpa adanya penyimpangan apapun, memiliki nilai DOI/RIQ sebesar 100.

gambar 2Dalam industri otomotif, teknologi pelapisan telah mencapai tingkat dimana data DOI tidaklah lagi cukup untuk mengevaluasi orange peel. Ketika jumlah orange peel berkurang, permukaan yang sangat reflektif secara bertahap menunjukkan perbedaan tipis antara nilai-nilai DOI yang tidak sebanding dengan perbedaan visual mereka. Maka dari itu, untuk mencapai hasil yang lebih proporsional, RIQ dapat digunakan sebagai parameter pengukuran yang memberikan hasil resolusi yang lebih tinggi, yang tentunya berkolerasi baik dengan persepsi manusia.

Alat-alat seperti Rhopoint IQ dan IQ Flex mampu mengukur parameter pengukuran tampilan penting, seperti DOI dan RIQ yang dapat membantu para produsen untuk mengukur efek lapisan cat terkait, seperti orange peel, secara obyektif.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai evaluasi lapisan berkualitas tinggi serta alat ukur cahaya atau warna, silahkan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id