Bagaimana Pengukuran Warna dan Penampilan Bekerja di Industri 4.0?

Industri 4.0, kata kunci untuk manufaktur dalam waktu dekat menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) ke dalam manufakturnya. Seringkali disebut sebagai revolusi industri ke-4, Industri 4.0 bekerja dengan menggunakan teknologi digital untuk membangun sesuatu secara efisien. Inti Industri 4.0 adalah pabrik cerdas yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi di supply chain serta produksi untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi.

Pemilik merek otomotif memiliki plants yang tersebar di seluruh dunia. Merek otomotif terkemuka di dunia memiliki lebih dari 100 pabrik di seluruh dunia. Untuk memastikan konsistensi warna suku cadang / parts otomotif adalah tantangan yang sulit. Dengan komponen yang berasal dari ratusan supply chain, untuk dapat memenuhi spesifikasi warna yang tepat bukanlah hal yang mudah.

Dengan banyak standar fisik dan sample yang beredar, untuk mendapatkan warna yang tepat dapat menjadi hal yang membingungkan dan rumit. Lalu, bagaimana sebuah perusahaan otomotif bergerak menuju Industri 4.0?

Sensor, analisis data, dan komputasi awan (cloud computing) adalah kunci bagi Industri 4.0 untuk mendorong efisiensi. Warna, gloss dan tekstur, serta dasar pengukuran warna dan penampilan menggunakan sensor dan dengan teknologi sekarang ini, sudah mungkin bagi kita untuk memiliki inter-instrument agreement (IIA) spektrofotometer, gloss meter, dan sistem pengukuran tampilan total yang tinggi.

alat ukur warna konica minolta

Spektrofotometer Konica Minolta CM-25cG memiliki data IIA yang sangat baik dan data yang dapat direproduksi dapat menghasilkan data warna digital yang bermakna. Selain itu, dengan Rhopoint IQ-S 20/60/85 dan Total Appearance Measurement System, informasi gloss dan tekstur dapat dikomunikasikan secara efektif sehingga  menghasilkan penampilan yang harmonis untuk inspeksi otomotif.

Ribuan sampel fisik yang kompleks dan mahal dalam supply chain sekarang dapat dikomunikasikan secara digital. Bersama dengan platform cloud, perusahaan global dapat mengatur warna data digital dengan lancar.

Dengan Industri 4.0, para produsen otomotif dapat mempersingkat proses pengukuran warna dengan menggunakan manajemen data warna digital serta alat ukur warna untuk menjaga kualitas warna pada otomotif.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur warna dan cahaya pada otomotif, silakan menghubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Bagaimana Mengukur Warna Metalik?

Warna mempengaruhi kita dalam banyak hal, terutama untuk palet metalik. Metalik sangat cocok digunakan terutama pada saat Hari Natal karena membantu memberikan kilauan meriah dalam desain kartu ucapan dan kertas kado. Di industri otomotif, warna metalik banyak digunakan untuk membuat produk yang sangat menarik bagi pembeli. Dengan tren styling otomotif yang terus berkembang, mempelajari bagaimana cara menjaga prosedur kontrol warna tetap praktis dan mudah adalah penting.

Cat mobil metalik sangat bervariasi dalam warna dan efek kilau agar sesuai dengan sebagian besar aplikasi otomotif. Cat tersebut dibuat dengan menambahkan aluminium ground halus ke dalam cat berpigmen atau tidak berpigmen. Partikel aluminium halus ini (serpihan logam) akan memberikan kilau yang berbeda dalam ukuran, kecerahan dan warna. Hal ini bergantung pada sudut pandangnya.

Saat mengukur warna metalik, beberapa sudut pandang diperlukan untuk menangkap color travel secara penuh karena perumusan dan interferensi serpihan logam yang ada di lapisan. Sebuah spektrofotometer multi-angle yang portabel direkomendasikan untuk menganalisa warna cat metalik. Bila diletakkan di permukaan kendaraan atau panel uji, pengukuran dilakukan pada 3 atau lebih sudut pandang secara bersamaan. Masing-masing pengukuran ini mewakili variabel kolorimetri seperti lightness/kecerahan, hue/rona, dan kroma. Perbedaan warna data warna metalik juga dapat ditentukan sebab kebanyakan sistem membandingkan kendaraan dan test panel satu sama lain.

NEW SPECTROPHOTOMETER CM-M6

Spektrofotometer multi-angle seperti Konica Minolta Spectrophotometer CM-M6 dapat dengan mudah mengukur warna logam/metalik pada 6 sudut pandang: -15 °, 15 °, 25 °, 45 °, 75 ° dan 110 °, sehingga memungkinkan Anda untuk melihat keseluruhan color travel.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengukuran warna pada cat metalik atau otomotif, silakan menghubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Lampu Mobil Laser Membantu Para Pengemudi Melihat Jalan dengan Sistem Pencahayaan yang Baru

Buzz tentang kemajuan teknologi LED sudahlah sangat pesat akhir-akhir ini, tetapi hal tersebut bukan berarti adalah satu-satunya jalan dimana teknologi cahaya berkembang. Laser merupakan barang lama dari senjata sci-fi ray, membaca CD dan blu-ray, serta video lucu di internet. Sekarang ini, sinar laser sedang digunakan pada lampu mobil untuk meningkatkan visibilitas lampu dan kinerja. Hal ini membuat banyak konsumen bertanya-tanya tentang efektivitas dari sebuah lampu laser, keselamatan mereka, serta efisiensi energi mereka, terutama di kendaraan hybrid baru.

Jadi, bagaimanakah lampu laser itu bekerja? Lampu laser berfungsi dengan menggunakan tiga laser biru kecil yang menunjuk ke satu set cermin di depan sistem lampu. Cermin tersebut akan memfokuskan sinar laser ke dalam lensa yang diisi dengan fosfor kuning. Ketika fosfor kuning dirangsang dengan laser baru, ia akan memancarkan cahaya putih yang kuat. Cahaya putih tersebut bersinar ke reflektor yang berdifusi ke cahaya putih depan, bersinar keluar dari lampu depan tersebut. Refleksi dan difusi cahaya ini menciptakan sinar cahaya kuat yang masih aman untuk mata para pengemudi lain.

Klaim awal mengenai lampu laser telah diperkirakan sebanyak 1000 kali lebih terang dari LED (klaim mengejutkan mengingat betapa besar LED telah mengambil pasar pencahayaan otomotif). Jika hal tersebut adalah benar, lampu laser bahkan dapat dirancang lebih kecil dari LED karena sistem yang dibutuhkan untuk membuat lampu laser sudah lebih kecil daripada model LED konvensional. Hal ini membuat lebih banyak ruang di bawah tenda untuk para desainer otomotif agar dapat meningkatkan tenaga mesin atau menggunakan ruang yang tersisa untuk membuat kendaraan yang lebih aerodinamis.

Ketika kita bicara mengenai konsumsi energi, model lampu laser masa kini juga menggunakan setengah dari energi lampu LED, sehingga membuatnya sebagai pilihan yang ideal untuk kendaraan-kendaraan listrik / hybrid. Hal ini berarti bahwa mobil listrik atau mobil hybrid akan mampu untuk melaju lebih jauh dengan menggunakan daya baterai yang lebih sedikit dan pada saat yang bersamaan juga mendapatkan lampu yang lebih terang. Lebih dari itu, sistem lampu inni juga dapat dikombinasikan dengan data GPS dan sensor infra merah yang akan mengarahkan lampu sekitar untuk menyala. Integrasi sensor akan memungkinkan lampu tersebut untuk melihat orang, binatang, atau benda-benda di jalan  serta memberikan peringatan waspada kepada para pengemudi sebelumnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur cahaya atau warna, silakan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Silakan baca artikel seputar LED lainnya DISINI

Kemajuan LED Membuka Jalan untuk ‘Smarter Cars’

*’Smarter Cars’: mobil-mobil dengan teknologi canggih.

desain led mobilMobil-mobil canggih sepertinya masih terlihat sebagai sesuatu yang terkait dengan ilmiah fiksi, namun, dengan adanya kemajuan teknologi LED, hal tersebut hanyalah merupakan masalah waktu, sebelum inovasi ini menjadi lebih nyata daripada khayalan. Dengan begitu banyaknya inovasi terbaru dalam teknologi LED, tampaknya tidak ada batas bagi kita untuk aplikasi dan penggunaan LED. Salah satu proyek penelitian yang menarik saat ini adalah pengembangan sistem LED dimana hal ini akan memperbolehkan mobil berkomunikasi satu sama lain dengan mengirimkan sinyal cahaya LED.

li-fi untuk mobilUntuk mencapai hal ini, para peneliti di Intel telah melakukan eksperimen dengan sistem yang dikenal sebagai komunikasi cahaya tampak / visible light communication (VLC). Sistem VLC tergantung pada metode transmisi cahaya yang dikenal sebagai Li-Fi. Li-Fi adalah sistem komunikasi menggunakan lampu dimana sinyal dan pesan dapat ditransmisikan oleh cahaya ke penerima khusus (contohnya: kamera). Dalam sistem VLC, cahaya bermodulasi lebih cepat daripada apa yang dapat ditangkap oleh mata manusia, tetapi, sebuah kamera mampu untuk menangkap sinyal cahaya yang dipancarkan. Akhirnya, para peneliti berharap bahwa modulasi cahaya tersebut dapat digunakan sebagai pilihan yang terjangkau untuk mobil dapat mengirim sinyal ke satu sama lain, yang tentunya akan membantu menghindari tabrakan, memposisikan suatu kendaraan, meredupkan lampu depan mobil yang terang, dan bahkan dapat memulai era pengemudian otomatis di masa yang akan datang.

lampu led mobilBeberapa tantangan untuk sistem VLC Li-Fi ini adalah ketika sebuah kamera memerlukan pandangan yang tidak terhalangi dari sumber cahaya agar dapat mengambil sinyal secara akurat. Karena hal ini tidak selalu mungkin ketika mengemudi karena masalah waktu, jumlah cahaya ambien, cuaca, medan, dan jarak; VLC masih menjalani sejumlah besar pengujian untuk mengatasi masalah tersebut. Para peneliti berharap dan telah mencari solusi-solusi untuk masalah ini dan telah menemukan sejumlah hasil yang menjanjikan. Tahap selanjutnya dalam pengujian tersebut adalah untuk menggabungkan sistem ini ketika mengetes sebuah mobil dan melihat bagaimana mereka bekerja pada tes di jalan yang pertama. Dengan semakin banyak kamera yang dibangun dalam model mobil-mobil yang baru, penambahan VLC merupakan cara baru untuk meningkatkan keamanan saat mengemudi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai alat ukur cahaya, display, atau warna, silakan menghubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id

Mengukur Warna dan Penampilan pada Interior Otomotif

Warna dan penampilan interior pada otomotif telah menjadi faktor penting yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Interior dirakit dengan menggunakan berbagai bagian yang memiliki tekstur berbeda serta dari berbagai suppliers. Untuk memastikan penampilan interior yang harmonis, warna dan gloss dari berbagai bagian diperiksa sebelum dilakukannya perakitan.

Bagian-bagian biasanya disediakan melalui berbagai suppliers dan untuk memastikan konsistensinya, penting bagi Anda untuk membangun toleransi yang ketat untuk warna dan gloss. Karena adanya toleransi yang ketat ini, akan menjadi sulit bagi Anda untuk melakukan penilaian secara visual, dan penggunaan alat ukur warna dibutuhkan untuk mencapai penilaian yang objektif.

Dalam jaringan supply chain saat ini di mana fasilitas dan suppliers telah tersebar di seluruh dunia, memilih alat ukur warna dengan inter-instrument agreement (IIA) yang ketat adalah hal yang penting. IIA mendefinisikan seberapa dekat hasil pengukuran dari dua atau lebih alat ukur warna dari model yang sama. Dengan IIA yang ketat, produsen dapat yakin bahwa instrumen dari model yang sama dapat mengukur secara konsisten satu sama lainnya di lokasi yang berbeda.

Spectrophotometer CM-25cG Konica Minolta adalah spektrofotometer two-in-one yang mampu mengukur warna dan gloss secara bersamaan. Dengan tingkat ΔE * ab <0,15 (rata-rata BCRA 12 Tiles) dan ΔGU <0.2GU (0-10GU Sample)  IIA yang ketat, hasil pengukuran akan tetap konsisten, bahkan ketika diukur pada lokasi yang berbeda.

Klik disini untuk menonton video produk CM-25cG.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengukuran warna dan penampilan interior otomotif serta kebutuhan pada aplikasi lainnya, silakan hubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id