Mengukur Warna Kelapa Kering

Kelapa kering sebagai alternatif daging kelapa segar

Kelapa kering adalah bahan makanan alternative dari daging kelapa segar, biasa menjadi bahan yang digunakan dibanyak masakan di wilayah Asia. Diproduksi dari kelapa yang diparut lalu digilas, kelapa kering umumnya dikategorikan kedalam kualitas kelas menengah atau baik sesuai dengan ukuran potongan.

Pemeriksaan warna secara visual kelapa kering

Warna dan penampilan kelapa kering adalah indikator dari kualitas. Kelapa kering dengan kualitas terbaik biasanya berwarna putih dan bebas dari perubahan warna seperti bintik-bintik kuning atau hitam. Pemeriksaan visual dari kelapa kering sangat subjektif karena persepsi warna dari setiap pengamat. Selanjutnya, factor seperti pencahayaan dan ukuran sampel mempengaruhi bagaimana kita melihat warna. Penilaian cepat dan obyektif dapat dicapai dengan menggunakan alat ukur warna. Ruang warna yang umum digunakan untuk mengukur kualitas warna makanan adalah CIE L * a * b *.

Konsistensi preparasi sampel dan teknik pengukuran sangat penting dalam pengukuran warna kelapa kering. Berdasarkan dari bentuk bubuk, warna dari sampel kelapa kering diukur dengan bantuan petri dish atau cell. Cincin penahan dapat dipertimbangkan untuk memastikan posisi sampel yang konsisten.

Konica Minolta Spectrophotometer CM-5, ketika digunakan dalam hubungannya dengan aksesoris seperti petri dish dan sel, memastikan pengguna bebas masalah ketika mengukur.

Dibawah ini adalah tipe dari petri dish yang dimiliki oleh Spectrophotometer CM-5.

Petridish ⌀16mm untuk sampel ukuran kecil

Petridish ⌀3mm

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai artikel ini, hubungi kami di: marketing@almega.co.id

Software Color Matching Memaksimalkan Hasil Produksi


Produsen yang menangani warna sebagai salah satu spesifikasi produk mereka, khususnya yang bermain di bisnis cat dan industri plastik, membuat warna produk masuk kedalam rentang spesifikasi yang dapat diterima bisa sangat menjemukan. Umumnya ada 3 tahapan pada proses produksi ini, pengumpulan bahan mentah, penyesuaian property fisik produk, dan pengepakan produk yang telah selesai diproduksi. Diluar dari masalah tak terduga, biasanya dari sini bisa dihitung waktu yang diperlukan untuk untuk menyelesaikan proses batching dan pengemasan.

Saat penyesuaian properti fisik produk seperti gloss, adesi dan viskositas bisa dicapai dengan waktu minimal, mencocokkan warna bisa memakan waktu ketika dilakukan secara visual. Penggunaan dari instrument warna dan software warna secara bersamaan dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam proses ini.

Software Color Matching umumnya terdiri dari 3 modul, untuk QC, formulasi dan modul koreksi batch. QC modul tidak hanya bisa digunakan user untuk membandingkan sampel satu dengan yang lainnya, tapi user juga bisa mengevaluasi dan memonitor kekuatan dari pigmen yang diproses.

Modul formulasi memprediksi dan menyediakan single atau multiple formula warna terbaik yang cocok dengan warna objek atau standar yang ditetapkan oleh user. Modul koreksi batch mengkalkulasikan perbedaan kolorimetrik antara standard dan bayangan menyimpang dan menyarankan jumlah dari penyesuaian yang dibutuhkan untuk mengkoreksi diviasi warna.

Konica Minolta menyediakan software warna, yaitu SpectraMagic NX menyediakan beberapa template untuk bisa langsung digunakan, anda juga bisa membuat sendiri template layout sesuai dengan kebutuhan dan aplikasi secara custom dan fleksibel, dan disimpan untuk digunakan dikemudian hari.

Objek seperti grafis (warna, spectral, 2D/3D, perbedaan warna atau trend), list data, indikasi pass/gagal, patch warna, gambar, image dan lainnya, dapat diposisikan ditempat yang diinginkan dan diukur sesuai keinginan. Desain layout sesuai kebutuhan untuk menunjukkan data yang dibutuhkan saat pengukuran, dan desain layout print untuk disiapkan agar hasil laporan mudah dibaca, formula slip pengiriman, dan lainnya. Multiple data bisa di print dalam satu shet data.

SpectraMagic NX terdiri dari:

  1. Tersedia dalam 8 bahasa, bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Spanyol, bahasa Itali, bahasa Cina, dan bahasa Portugal.
  2. New search function
  3. Tombol search warna terdekat
  4. Fungsi navigasi untuk kontrol alur kerja total plus tutorial pengukuran warna

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai software color matching SpectraMagic NX,

silakan klik disini

 

Mengukur Warna Selai Kacang

Satu perusahaan petani kacang, Sunland,Inc, spesialisasi dalam kacang-kacangan seperti kacang tanah dan memproses  kacang-kacang tersebut dalam berbagai cara, termasuk diproduksi menjadi selai kacang. Untuk mengontrol kualitas warna, mereka menyerahkan pada Konica Minolta  Sensing Americas. Sebelumnya, mereka mengandalkan inspeksi visual dari USDA, dimana hal ini tidak bisa menghasilkan pengukuran yang objektif.

Efektifitas Waktu dan Produksi

Supervisor quality control di Sunland, Inc, Samantha Rector, mengatakan, ”Kami mempelajari metode baru dan lebih bisa diandalkan yang telah dikembangkan oleh Konica Minolta untuk mempercepat proses evaluasi warna pada selai kacang yang pada saat bersamaan, membuat proses lebih konsisten dan lebih objektif.

Sunland, Inc menggunakan CR400 dan CR410 Chroma Meter untuk membantu pengukuran mereka. Pada proses produksi apapun, unit ini bisa dengan cepat mengevaluasi warna dan tidak lagi butuh kondisi pengamatan khusus untuk menganalisa keakuratan hasil pengukurannya. Para pekerja mengisi petridish dengan selai kacang, dan menaruhnya diatas instrument Konica Minolta Sensing untuk diukur. CR410 menampilkan hasil pengukuran dalam nilai angka, yang bisa di cocokkan dengan  grade yang dimiliki USDA. Apakah hasilnya A, B atau sub standart. Hasilnya dapat di print untuk setiap batch produksi.

Rector menambahkan, “Konica Minolta CR410 Colorimeter sangat membantu kami dalam menghemat waktu dan biaya dengan menghilangkan proses trial and error dan meningkatkan angka produktivitas.

Karena itu, untuk memastikan perusahaan selai kacang anda atau perusaah makanan dapat menentukan standart warna, percayakan pada instumen Konica Minolta Sensing. Kami akan menganalisa aplikasi yang anda gunakan dan memberikan saran instrument yang paling cocok untuk anda gunakan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di marketing@almega.co.id.

Bagaimana Cara Mengukur Warna Metalik?

Warna dapat mempengaruhi manusia dalam banyak cara, terutama untuk warna metalik. Dalam dunia industri seperti otomotif, warna metalik banyak digunakan untuk membuat sebuat produk terlihat berbeda dan menarik perhatian pembeli. Dengan berkembangnya trend gaya otomotif saat ini, sangat penting untuk belajar bagaimana mengatur prosedur control warna secara praktis dan mudah.

Cat metalik pada mobil sangat bervariasi dalam warna dan efek kilau yang pas pada sebagian besar industri otomotif. Warna metalik ini terbuat dari penambahan alumunium  yang diolah menjadi pigmen atau cat yang tidak di pigmentasi. Alumunium partikel ini ketika dilihat dibawah mikroskop, memiliki kilau yang ukurannya berbeda, tingkat kecerahan dan warna, tergantung dari sudut pandang ketika dilihat.

Ketika mengukur warna metalik, diperlukan adanya beberapa sudut pandang berbeda untuk menangkap keseluruhan ragam warna selama formulasi dan pencampuran serpihan logam dalam lapisan. Spechtrophotometer portable dengan multi angle sangat direkomendasikan untuk menganalisa warna cat. Ketika ditempelkan di permukaan atau tes panel, pengukuran menangkap 3 atau bahkan lebih sudut pandang secara bersamaan. Setiap pengukuran ini menunjukkan variable colorimetric seperti lightness, hue and chroma. Data perbedaan warna metalik bisa juga diukur seperti membandingkan sistem kendaraan dan tes panel satu dengan yang lain.

Spectrophotometer multi angle yang dimiliki Konica Minolta dalah CM M6, dengan mudah mengukur warna metalik dengan 6 sudut pandang berbeda yaitu -150, 150, 250, 450, 750 dan 1100, hal ini memudahkan pengukuran warna metalik.

 

Untuk informasi lebih detail mengenai produk Konica Minolta CM M6, silakan hubungi marketing@almega.co.id

Bagaimana Pengaruh Warna Terhadap Mood?

Hubungan antara warna dan mood manusia bukanlah suatu topik yang baru. Lebih dari 200 tahun yang lalu, penulis dari Jerman bernama Johann Wolfgang von Goethe mempublikasikan makalahnya yang berjudul Teori Warna. Meskipun bukan suatu makalah ilmiah yang resmi, namun makalahnya mampu mempengaruhi penelitian warna saat ini, dan pemikirannya mengenai warna dan mood masih relevan sampai sekarang. Contohnya, ia mengatakan bahwa warna merah memberikan persepsi darurat dan kaitannya dengan martabat, menggambarkan royalti, sementara ia berasumsi bahwa warna kuning menggambarkan perasaan santai.

Kini karena kemajuan dalam dunia penelitian, para ilmuwan mampu untuk melakukan tes yang lebih akurat mengenai efek dari perbedaan warna bagi mood manusia.

Dalam satu penelitian, 600 peserta diuji visual dengan menggabungkan gambar dan kata-kata dengan latar belakang warna biru dan merah. Dari tes ini, para ilmuwan menemukan bahwa warna merah dapat menyebabkan seseorang mampu berkonsentrasi lebih kuat dan mampu bekerja lebih baik, sedangkan warna biru lebih memicu kreativitas.

Pada tes lain, peneliti menemukan bahwa warna berdampak berbeda pada otak monyet. Contohnya adalah warna merah, hijau, dan biru, memiliki dampak besar bagi kegiatan mental monyet. Hal ini memastikan bahwa beberapa warna memang memberikan dampak lebih bagi orang lain, para desainer atau seniman harus menyadari hal ini dalam membuat karya.

Penelitian lain yang melibatkan monyet, menemukan adanya hubungan antara warna merah dengan perasaan tidak mau terpengaruh. Para peserta dipakaikan baju warna merah, hijau, atau biru. Hasilnya adalah monyet menghindari peserta yang menggunakan warna merah dibandingkan baju warna lain.

Penelitian warna telah dimanfaatkan di berbagai  industri, dan sekarang banyak merek yang menyadari bahwa warna yang diaplikasikan dalam kemasan dan logo dapat memberikan pesan yang berbeda. Biru dapat membangkitkan manfaat dan merasakan bahwa merek itu dapat diandalkan. Sementara hijau untuk menggambarkan alam. Kuning untuk kesan unik dan lucu. Merah membangkitkan kecakapan. Semakin banyaknya penemuan mengenai korelasi warna dan psikologi, perusahaan dapat mengukur dan menimbang potensi pro dan kontra, dalam penggunaaan perbedaan warna dalam membangun strategi pasar.

Jangan biarkan manfaat-manfaat ini dilewatkan. Konica Minolta Sensing memproduksi beragam tipe dari produk pengukur warna dan software. Colibri Color Management Suite dapat membantu dalam pengelolaan merek dalam warna logo dan memastikan selalu menggunakan warna yang tepat.