Mengukur Kandungan Klorofil pada Tanaman

Klorofil, pigmen yang ditemukan dalam daun tanaman, bertanggung jawab untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi melalui fotosintesis. Mengukur kadar klorofil penting karena mereka terkait erat dengan kondisi gizi tanaman. Selain itu, kandungan klorofil juga dapat digunakan sebagai indikator tidak langsung dari tingkat nitrogen dalam pupuk untuk mencegah over-fertilisasi.

Secara tradisional, pengukuran klorofil dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi kimia basah. Hal ini membutuhkan jaringan tanaman untuk di-extract dan dikirimkan ke laboratorium untuk analisis. Metode ini tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga memakan waktu dan mahal. Berbeda dengan metode tradisional, penggunaan klorofil meter lebih disukai karena instrumen tersebut memberikan pengukuran yang mudah dan cepat pada klorofil, tanpa perlu memotong sampel daun.

Konica Minolta Chlorophyll Meter SPAD-502Plus, telah digunakan oleh sejumlah para peneliti dan petani, karena alat ini memberikan pengukuran yang instan dan non-destruktif pada klorofil tanaman. SPAD-502Plus dapat mengkuantifikasi jumlah klorofil dengan mengukur absorbansi daun di dua daerah panjang gelombang. Selain itu, para peneliti dan petani juga dapat memantau pertumbuhan tanaman mereka dengan mudah, sehingga meningkatkan kualitas dan hasil produk pertanian mereka.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk SPAD-502Plus dan alat ukur warna lainnya, silakan menghubungi PT Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id