Bagaimana Cara Mengukur Warna Rempah-Rempah?

gambar 1Rempah-rempah memiliki banyak fungsi yang berguna dalam produk makanan. Hal ini dapat membantu untuk meningkatkan rasa makanan, dimana rempah-rempah digunakan sebagai pengawet atau untuk mempengaruhi keseluruhan warna makanan. Warna mempengaruhi persepsi kita terhadap makanan, maka dari itu, pengontrolan warna rempah-rempah adalah penting untuk memastikan bahwa warna akhir dari produk pangan diproduksi secara akurat dan konsisten.

Rempah-rempah, dalam bentuk utuh atau yang sudah dihaluskan, memiliki variasi warna, membuat komunikasi warna dan perbandingan warna terhadap standar merupakan hal yang cukup sulit untuk dilakukan.  Untuk menghilangkan adanya variasi warna, penggunaan alat ukur warna dengan fungsi rata-rata (averaging) akan diperlukan. Dengan merata-ratakan pengukuran tersebut, warna yang lebih representatif dapat diperoleh. Kebanyakan rempah-rempah umumnya buram di alam, oleh karena itu, warna rempah-rempah dapat diukur dengan menggunakan mode reflektansi.

Alat ukur warna seperti Spektrofotometer CM-5 Konica Minolta dilengkapi dengan data kolorimetri CIE L*a*b* serta fungsi rata-rata yang dapat gambar 2membantu penggunanya untuk mengukur warna rempah-rempah dan rata-rata dari pengukuran data tersebut secara langsung. CM-5 juga dilengkapi dengan top-port yang mampu melakukan pengukuran reflektansi. Berbagai macam aksesoris-aksesoris seperti cawan petri atau sel tabung juga tersedia untuk memenuhi ukuran sampel yang berbeda.

Klik disini untuk melihat video produk CM-5.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana mengukur warna rempah-rempah dan bidang lainnya, silahkan hubungi PT. Almega Sejahtera melalui email: marketing@almega.co.id